21.10
Teruntuk jiwa yang tak pernah bebas dan terkurung
Memang benar engkau ingin keluar, tapi setelah engkau keluar apa hal pertama yang engkau lakukan?
Berteriak memanggil bantuan?
Tidak ada yang mengenalmu kecuali jiwa yang tak tersentuh
Hai jiwa yang tak pernah bebas, maukah aku beri suatu rahasia? Tidak?
Bagaimana jika suatu kebahagiaan? Jika mau berhentilah mengeluh,
tetaplah disitu dan jangan berlari
Wahai jiwa yang dikurung, sebentar lagi aku menghampirimu,
tetaplah bahagia bersamanya walau kau dikekang, jika aku tak sampai maka percayalah
Jiwaku
Bersamamu
Dihari itu
Hingga alam berkata,
P u l a n g.
— @abidnfwp
Memang benar engkau ingin keluar, tapi setelah engkau keluar apa hal pertama yang engkau lakukan?
Berteriak memanggil bantuan?
Tidak ada yang mengenalmu kecuali jiwa yang tak tersentuh
Hai jiwa yang tak pernah bebas, maukah aku beri suatu rahasia? Tidak?
Bagaimana jika suatu kebahagiaan? Jika mau berhentilah mengeluh,
tetaplah disitu dan jangan berlari
Wahai jiwa yang dikurung, sebentar lagi aku menghampirimu,
tetaplah bahagia bersamanya walau kau dikekang, jika aku tak sampai maka percayalah
Jiwaku
Bersamamu
Dihari itu
Hingga alam berkata,
P u l a n g.
— @abidnfwp
Komentar
Posting Komentar