16.50

Jika aku umpamakan kamu sebuah bintang,
mungkin aku hanya bagian kelikir yang berada jauh dari langit dimalam hari.
Bukankah begitu?
Kamu yang lahir dari kesempurnaan dan hidup dengan kebahagiaan.
Sedangkan aku, hanya seorang wanita yang lahir dari luka dan kesedihan yang teramat dalam.
Kamu, seseorang yang sangat pantas untuk orang lain kagumi,
0antas untuk orang lain miliki,
dan pantas untuk disandingkan dengan hal-hal yang Tuhan ciptakan begitu indah.
Lalu bagaimana dengan aku?
Seseorang yang penuh dengan pilu dan kepahitan hidup yang tak akan pernah reda walau bumi berputar arah sekalipun.

Aku mengagumimu, tuan.
Namun aku merasa tak pantas untuk kau kagumi.
Aku mencintaimu, tuan.
Namun aku merasa tak pantas untuk kau cintai.
Aku ingin sekali memilikimu, tuan.
Namun aku mengerti, bintang dan kelikir tak akan pernah pantas untuk disandingkan.

Komentar

Postingan Populer